quickedit{ display:none; }

Sabtu, 11 Juni 2011

Tugas IMK

Prinsip Perancangan Antarmuka Pengguna

A.        MATERI

1 Aksesibilitas (Operabilitas dan Perseptibilitas)
   merupakan prinsip yang menekankan agar antarmuka dapat diakses oleh berbagai pengguna dengan kemampuan yang berbeda-beda secara visual, auditori, fisik dan kognitif serta berbeda pengalaman ataupun cara menyikapi teknologi.
        Operabilitas : dapat dioperasikan oleh kemampuan fisik manusia.
        Perseptabilitas : dapat diterima dan dipahami oleh kemampuan sensori manusia. 

2 Visibilitas
memperlihatkan status sistem dan metode penggunaan sistem dengan jelas. 

3 Kesederhanaan
Keserhanaan (Simplicity) merupakan prinsip menyediakan antarmuka yang sesederhana mungkin, dengan cara :
        menggunakan penguakan progresif (progressive disclosure), menyembunyikan sesuatu hingga ia digunakan
        menyajikan fungsi yang umum dan perlu terlebih dahulu
        menyediakan hirarki visual yang jelas
        menyediakan default
        menyediakan keseragaman dan konsistensi
        mengeliminasi elemen yang tidak perlu.
        memungkinkan pengguna untuk fokus pada tugas / pekerjaannya, tanpa harus memikirkan mekanisme
antarmuka. 
        menyembunyikan cara kerja di dalam komputer dan komunikasi proses komputer.
        tidak menggunakan terlalu banyak kode dan istilah teknis. 

4 Efisiensi
Prinsip yang menekankan pada minimasi pergerakan mata dan tangan serta aksi kendali lain.
        pengorganisasian sistem hendaknya sesuai dengan tugas-tugas yang dilakukan pengguna untuk menyelesaikan pekerjaannya.
        struktur dan aliran fungsi hendaknya memungkinkan transisi yang mudah antar beberapa tugas.
        jalur navigasi hendaknya sependek mungkin. Pengguna tidak boleh dipaksa untuk bernavigasi antar aplikasi atau antar banyak layar untuk menyelesaikan tugas sehari-hari.
        pergerakan mata ketika melihat  layar hendaknya berurutan. 

5 Konsistensi
        Konsistensi dengan dunia nyata : Penggunaan konvensi dan aturan yang sama dengan yang ada di dunia nyata.
        Konsistensi internal :
         Penggunaan konvensi dan aturan yang sama untuk semua aspek sebuah antarmuka, meliputi :
        prosedur operasi dan navigasi
        identitas visual atau tema
        pengorganisasian, penyajian, penggunaan dan lokasi komponen
·           Konsistensi eksternal
        Penggunaan konvensi dan aturan yang sama untuk semua antarmuka-antarmuka yang berhubungan.
        Bedakan hanya bila jelas manfaatnya bagi pengguna.

6 Prediktabilitas
        Pengguna hendaknya mengantisipasi progresi natural dari setiap tugas.
        menyediakan elemen layar yang dapat dibedakan dan dikenali
        menyediakan petunjuk / gambaran tentang hasil dari aksi yang akan dilakukan
        Tidak membungkus atau menggabungkan aksi.
        Semua ekspektasi hendaknya benar-benar terpenuhi. 

7 Kontrol dan Fleksibilitas
Pengguna harus memegang kendali interaksi
        aksi dihasilkan dari permintaan pengguna
        aksi dilaksanakan dengan cepat
        aksi dapat diinterupsi dan dihentikan oleh pengguna
        Konteks harus berasal dari perspektif pengguna
        Upaya mencapai tujuan harus fleksibel dan
        kompatibel dengan kemampuan, pengalaman dan kesukaan pengguna.
        Menghindari penggunaan mode karena membatasi aksi yang disediakan untuk pengguna.
        Memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi aspek- aspek antarmuka, namun disamping itu sistem tetap menyediakan pengaturan default. 

8 Respon terhadap pengguna
        Sistem harus menanggapi permintaan pengguna dengan cepat.
        Sistem menyediakan pemberitahuan segera (secara visual, tekstual ataupun auditori) atas segala tindakan pengguna. 

9 Penanganan kesalahan
Forgiveness
        Toleransi dan memaafkan kesalahan manusia yang umum dan tidak bisa dihindari
        Mencegah terjadinya error.
        Melindungi dari bencana besar.
        Menyediakan pesan yang membangun ketika kesalahan (error) terjadi.
Recovery
        Sistem hendaknya memungkinkan perintah atau aksi dibatalkan atau dikembalikan.
        kembali dengan segera ke keadaan tertentu jika ditemui kesulitan.
        memastikan pengguna tidak pernah kehilangan hasil pekerjaannya akibat terjadinya kesalahan oleh pengguna atau terjadinya masalah pada perangkat keras & perangkat lunak
Safety
        melindungi pengguna dari melakukan kesalahan (mistake).
        menyediakan petunjuk, pengingat (dukungan memori bagi pengguna), daftar pilihan dan bantuan lainnya. Tidak mengandalkan pengguna untuk mengingat suatu hal.

10 Kejelasan arti dan tujuan setiap komponen pembentuk sistem
Antarmuka hendaknya jelas secara visual, konseptual, dan lingustik meliputi :
elemen visual
fungsi
metafor
kata dan teks 

11 Kejelasan tentang keterkaitan antar komponen sistem secara keseluruhan 
        Sistem hendaknya mudah dipelajari dan dimengerti. seorang pengguna hendaknya mengetahui hal-hal berikut : apa yang akan dilihat, apa artinya, apa yang akan dilakukan, kapan dilakukannya, dimana dilakukannya, kenapa melakukannya, bagaimana melakukannya
        Aliran tindakan, respon, presentasi visual dan informasi hendaknya dalam urutan yang masuk akal sehingga mudah untuk ditempatkan di dalam konteks.

12 Enak dipandang
        menyediakan kontras (yang mempunyai arti) antar elemen layar.
        membuat pengelompokan.
        meratakan posisi elemen layar.
        menyajikan dalam bentuk 3 dimensi.
        menggunakan warna dan grafik secara efektif dan sederhana. 

13 Kesan pertama yang positif
        Prinsip yang menekankan agar pengguna mau untuk menggunakan kembali setelah penggunaan pertama

14 Trade-Off
        Mempertimbangkan baik buruknya penerapan prinsip-prinsip yang saling berlawanan dan mengutamakan suatu prinsip dibandingkan prinsip yang lain, jika diperlukan.

B.         IMPLEMENTASI PADA APLIKASI

Software yang di gunakan ada 2 jenis yaitu
1.         Family Tree
a.        Proses kerja aplikasi :
1)       Klik ganda Icon “family-tree-software” : 
 
2)       Lalu kita akan diarahkan ke Nama Nenek dari Ibu :> Klik Next
 
3)       Lalu kita akan diarahkan ke Nama Kakek dari Ibu :> Klik Next
 
4)       Lalu kita akan diarahkan ke Nama Nenek dari Ayah :> Klik Next
 
5)       Lalu kita akan diarahkan ke Nama Kakek dari Ayah :> Klik Next
 
6)       Lalu kita akan di arahkan ke Nama Ibu :> Klik Next
 
7)       Lalu kita akan di arahkan ke Nama Ayah :> Klik Next
 
8)       Lalu kita akan di arahkan ke Nama Anak :> Ada pilihan jenis kelamin pria atau wanita :> Klik Next
 
9)       Dan Hasilnya :
 
10)   Kita bias menggulang lagi dengan mengklik menu “Click here…….” Atau bisa menutupnya langsung dengan icon (X) di kanan atas.

b.       Kesalahan Antarmuka :
1)    Visibilitas : Hendaknya terdapat menu bantu Jadi pengguna tidak diarahkan terlebih dahulu pada fungsi dan cara penggunaan aplikasi
2)    Kontrol dan fleksibelitas : Hendaknya terdapat menu close atau exit sehinggan pengguna dapat menghentikan kerja saat program di jalankan.
3)    Penaganan Kesalahan : Hendaknya terdapat menu save sehingga pengguna dapat mengedit kembali pekerjaan yang di buatnya
4)    Enak Dipandang : Hendaknya terdapat menu Minimize dan Maximize agar program tidak tergesa gesa untuk ditutup dan juga mengurangi kerja memori computer.

2.                   Kinship Plotter

a.        Proses kerja aplikasi :
1)       Klik ganda Icon “Kinship Plotter” :
 
2)       Lalu akan muncul  tampilan aplikasi Kinship Plotter :
 
3)       Dan kita data menulis satu keluarga sampai 7generasinya.

4)       Terdapat menu :
       Save : menyimpan
       Retrieview : membuka kembali kasil save
       Inbred mode : membuka program yang terdapat pada aplikasi lain
       Clear Table : menghapus table
       About : tentang aplikasi

b.       Kesalahan Antarmuka :
1)    Kontrol dan Fleksibilitas : hendaknya pengguna dapat menambah aksi baru agar data yang di buat jadi lebih jelas seperti menambahkan tanggal lahir, pekerjaan, dll dan tidak hanya dapat membuat 7generasi saja.

Minggu, 17 April 2011

Tugas 3 : PENGUJIAN KUALITAS AUDIO

1. Tujuan
Untuk membandingkan kualitas audio berdasarkan Bit Depth, Sample Rate dan Bit Rate.

2. Teori singkat

* Sound

Suara atau audio adalah getaran udara pada frekwensi yang dapat didengar oleh telinga manusia sehingga disebut dengan frekwensi suara atau freuensi audio. Frekuensi audio berada diantara 20 Hz sd 20 KHz. Karakteristik suara ditentukan antara lain oleh freekuensi, amplitudo dan durasi.
Ada dua jenis audio yaitu audio analog dan audio digital. Audio analog adalah pengolahan suara asli (akustik ) melalui peralatan elektronik analog sedangkan audio digital adalah suara yang melalui pengolahan secara digital melalui komputer.

* Format Sound

1. MP3
MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

2.AIF

Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc

File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse modulation (PCM), namun ada juga varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF, AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.



3. Ogg Vorbis
Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
4. WMA
Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
5. WAV
WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.'
6. SES
Jenis file SES terutama terkait dengan 'Audition' oleh Adobe Systems Incorporated. Adobe Audition (dulu Cool Edit Pro) adalah editor audio digital program komputer yang menampilkan kedua multitrack, campuran non-destruktif / mengedit lingkungan dan melihat gelombang destruktif-pendekatan editing. Jenis file yang digunakan untuk diproduksi oleh Cool Edit (program shareware) sebelum Adobe membeli mereka keluar pada tahun 2003. File ini mirip dengan playlist dalam yang mengandung meta informasi tentang sesi tetapi tidak ada suara yang sebenarnya. Untuk menyimpan proyek multitrack Anda sebagai WAV atau.. MP3, buka File, lalu pilih Simpan mixdown As.

1. MP3: MPEG 1 Audio Layer 3, format lossy audio codec yang paling umum sekarang. Meskipun tumpukan permasalahan paten, MP3 masih sangat populer. Siapa sih sekarang yang tidak memiliki file MP3?
2. Vorbis: Format lossy yang free dan open source, digunakan lebih sering di game PC seperti Unreal Tournament 3. Penggemar FOSS, seperti banyak pengguna Linux, pasti akan melihat banyak format ini.
3. AAC: Advanced Audio Coding, sebuah format standar yang sekarang digunakan dengan video MPEG4. Ini sangat didukung karena kompatibilitas dengan DRM (misalnya Apple Fairplay), pengembangan dari mp3, dan karena tidak diperlukan lisensi untuk streaming atau mendistribusikan konten dalam format ini. Penggemar Apple mungkin akan memiliki banyak file AAC.
4. WMA: Windows Media Audio, format audio lossy Microsoft. Ini dikembangkan dan digunakan untuk menghindari masalah lisensi dengan format MP3, tetapi karena perbaikan besar dan kompatibilitas DRM, serta implementasi lossless, format ini masih ada. Format ini sangat populer sebelum iTunes menjadi juara musik DRM.

* Kualitas sound

kualitas suara ditentukan oleh bit rate dan sample rate.bahwa semakin tinggi bit rate dan sample rate maka kualitas suara akan semakin bagus.

* Bit Depth

Disamping Sample Rate, Kualitas Audio juga ditentukan oleh Bit Depth. Bit Depth adalah nilai resolusi suara atau jumlah tingkatan level suara.Audio 8 bit menyedia kan 2 pangkat delapan atau 256 level. Audio 16 bit menyediakan 65.536 level dan audio 32 bit memiliki jumlah jangkauan 2 pangkat 32 . Makin tinggi nilai jangkauan makin baik kualitas. Namun demikian ukuran file yang diperlukan juga semakin besar.

* Sample Rate

1. Intel core2 duo T5250 1,5 GHz,
2. In-Built 1.3 MegaPixel webcam
3. Windows Vista Home Basic
4. 80GB Hard Disk Drive
5. Intel Extheme Graphics
6. DVD Super Multi Drive
7. 56K Modem,10/100 Network Card Reader
8. Harman Kardon Sound Surround Technonlogy
9. Beratnya 2.26KG


* SOFTWARE


ADOBE AUDITION 2.0 mempunyai spesifikasi untuk instalasi :

* Microsoft Windows XP Professional SP2 or later, Microsoft Windows XP Home Edition SP2 or later, Microsoft Windows Vista Business (32/64 bits), Microsoft Windows Vista Home Premium (32/64 bits), Microsoft Windows Vista Home Basic (32/64 bits), Microsoft Windows Vista Enterprise (32/64 bits), Microsoft Windows Vista Ultimate (32/64 bits)

* Intel® Pentium® 4 (1.4GHz for DV, 3.4GHz for HDV); Intel Centrino®; Intel Xeon® (dual Xeon 2.8GHz processors for HD); or Intel Core™ Duo or compatible processor (SSE2-enabled processor required for AMD systems)
* 10GB of available hard-disk space (when used with Loopology DVD)

* 1,280x900 monitor resolution with 32-bit video card and 16MB of VRAM

* DVD drive required for installation

* Microsoft DirectX or ASIO compatible sound card

* QuickTime 7.0 required to use QuickTime features


3. Langkah Kerja


Mengganti Sample rate dan Bit Dept

* Buka Adobe Audition
* Import File Sound
* Drag And Drop file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
* Buat Sesion baru : File – New
* Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan yang dibutuhkan
* Copy File sumber ke sesion baru
* Simpan file dengan nama lain ( File – Save As)
* Lakukan berulang sesuai dengan tabel

Menganti Bit Rate

* Import File Sound
* Drag And Drop file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
* Buat Sesion baru : File – New
* Copy File sumber ke sesion baru
* Simpan dengan nama lain
* Pada jendela Save As Klik tombbol Option – Advatage , Pilih nilai yang diperlukan.
* Klik Ok
* Lakukan berulang sesuai dengan tabel


4. Tabel Pengujian

* tabel perbandingan suara berdasarkan sampel rate

* tabel perbandingan kualitas suara berdasarkan bit depth


* tabel perbandingan kualitas suara berdasarkan bit rate


5. Hasil dan Pembahasan

Dari percobaan pertama, kedua dan ketiga menunjukan kesamaan yang sama jika semakin tinggi bit rate, bit depth, sample rate. Maka suara yang didengar akan semakin bagus, sebaliknya jika ketiganya rendah maka suara yang didengar kurang enak didengar. Dari percobaan diatas yang tidak bisa dikonvert karena format type dari keluaran terutama pada perbandingan pada bit rate . ada sewaktu-waktu bit rate tak sesuai dengan sample rate nya... karena bit rate pada sample rate ada yang tidak support. sesuai tabel diatas.


6. Kesimpulan


Pada percobaan pertama Membandingkan berdasarkan Bit Dept . dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi bit depth dari sebuah sound maka suara itu semakin bagus sebaliknya jika big dept itu rendah maka ada noise (suara berisik) yang terdengar.
Pada percobaan kedua membandingkan kualitas suara berdasarkan sample rate. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi sample rate maka kulitas suara akan semakin bagus dan juga ukuran file dari suara tersebut semakin besar. Sebaliknya jika sample rate itu semakin rendah maka kualitas suara semakin jelek dan ukuran semakin kecil.
Pada percobaan ketiga membandingkan kualitas suara berdasarkan bit rate. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi bit rate maka kualitas suara akan semakin bagus dan juga ukuran file dari suara tersebut semakin besar. Sebaliknya jika bit rate itu semakin rendah maka kulitas suara semakin jelek dan ukuran semakin kecil.

Tugas 2 Pengenanlan Format Di Adobe Audition

Perbedaan Format Audio



  • MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.
  • AIF
Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc

File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse modulation (PCM), namun ada juga varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF, AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.
  • Ogg Vorbis
Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
  • WMA
Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
  • WAV
WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.'
  • SES
Jenis file SES terutama terkait dengan 'Audition' oleh Adobe Systems Incorporated. Adobe Audition (dulu Cool Edit Pro) adalah editor audio digital program komputer yang menampilkan kedua multitrack, campuran non-destruktif / mengedit lingkungan dan melihat gelombang destruktif-pendekatan editing. Jenis file yang digunakan untuk diproduksi oleh Cool Edit (program shareware) sebelum Adobe membeli mereka keluar pada tahun 2003. File ini mirip dengan playlist dalam yang mengandung meta informasi tentang sesi tetapi tidak ada suara yang sebenarnya. Untuk menyimpan proyek multitrack Anda sebagai WAV atau.. MP3, buka File, lalu pilih Simpan mixdown As.
  • MP3: MPEG 1 Audio Layer 3, format lossy audio codec yang paling umum sekarang. Meskipun tumpukan permasalahan paten, MP3 masih sangat populer. Siapa sih sekarang yang tidak memiliki file MP3?
  • Vorbis: Format lossy yang free dan open source, digunakan lebih sering di game PC seperti Unreal Tournament 3. Penggemar FOSS, seperti banyak pengguna Linux, pasti akan melihat banyak format ini.
  • AAC: Advanced Audio Coding, sebuah format standar yang sekarang digunakan dengan video MPEG4. Ini sangat didukung karena kompatibilitas dengan DRM (misalnya Apple Fairplay), pengembangan dari mp3, dan karena tidak diperlukan lisensi untuk streaming atau mendistribusikan konten dalam format ini. Penggemar Apple mungkin akan memiliki banyak file AAC.
  • WMA: Windows Media Audio, format audio lossy Microsoft. Ini dikembangkan dan digunakan untuk menghindari masalah lisensi dengan format MP3, tetapi karena perbaikan besar dan kompatibilitas DRM, serta implementasi lossless, format ini masih ada. Format ini sangat populer sebelum iTunes menjadi juara musik DRM.

Pengertian Adobe Audition

Adobe Audition adalah multitrack digital audio recording, editor dan mixer yang udah digunakan dan memiliki berbagai fasilitas pengolahan suara. Dengan Adobe udition Anda dapat merekam suara, memperbaiki kualitas suara, menambahkan berbagai efek suara, dan menggabungkan dengan berbagai track suara menjadi satu track, dan menyimpannya dalam berbagai format. Adobe Audition banyak digunakan oleh musician recording master, demo cd, produser atau programing stasiun radio. Secara umum Adobe Audition memiliki dua lingkungan yaitu Edit View and Multitrack. View. Edit View sesuai namanya ditujukan terutama untuk menangani editing satu waveform saja pada satu saat. Sementara Multitrack View dapat menangani beberapa waveform sekaligus pada beberapa track. Anda dapat menggunakan kedua lingkungan ini secara bergantian pada tampilan terpisah.

Langkah - langkah Merekam suara

1. Merekam Suara
- Mengatur peralatan untuk merekam, pastikan kabel mic telah terpasang pada soundcard dengan benar telah di aktifkan. kemudian membuat file baru dengan file>new.
Atur setingnya sesuai dengan sumber suaranya dan akhiri dengan tombol ok. berikutnya kita dapat merekam suara dengan menekan recod di bagian bawah layar. dan hentikan dengan menekan tombol record sekali lagi.
setelah itu simpan hasilnya dengan file>save as
kemudian pilih tipenya ACM waveform dan aturlah setingnya dengan menekan tombol options.

2. Mengurangi Noise
kadang pada saat merekam suara muncul suara yang tidak di harapkan, misalnya suara kipas angin atau AC. kita dapat melihat tampilan awal klip terdapat noise yang akan menimbulkan suara berisik ketika di mainkan.
untuk itu anda dapat menguranginya dengan cara menyeleksi bagian yang hanya terdapat noise yang akan di hilangkan dan tidak terdapat suaras lainnya.
kemudian gunakan menu effect> noise reduction> noise reduction

3. Menambah/mengurangi volume kita dapat mengurangi/menambah volume waveform dengan menu effect>amplitude>amplify.



4. Menambah effect suara
untuk itu kita dapat menyeleksi dahulu atau sebagian waveform kemudian gunakan menu effect>delay effect>echo.


Senin, 11 April 2011

Langkah Mengedit Lagu

1. Sediakan Headset dan Microfon lalu seting kedua benda tersebut hingga berfungsi.
2.  Aplikasi yang saya gunakan:
     * Adobe Audition = untuk memfilter dan memberikan efek pada sound,
     * VirtualDj = untuk menginputkan sampler pada tiap second lagu,
     * JetAudio = untuk mengganti format lagu,
     * SceenCapture = untuk merekam suara.
3. Langkah awal yaitu merekam suara :
   * Buka ScreenCapture > pilih menu Audio > Record > (Wellcome… Dj Ferdi) > Save > welcome.wav
    * Format audionya masih “welcome.wav” untuk menggantinya ke “welcome.Mp3”,
   * Buka JetAudio > pilih Conversion >  Add file audio “yang direkam tadi” > pada Output Format “Mp3-Mpeg layer3” > Config “Quality = Hight Speed” > Start Converter > Finish
    * Sekarang suara yang anda rekam tadi sudah berformat “welcome.mp3”.
4. Langkah kedua yaitu menginputkan samler audio yang saya rekam tadi dengan lagu Dj Elextro House Mix dan samler lagu yang lain, langsung saja :
    * Buka VirtualDj > Sampler > klik tanda titk > Load > letakanSampler welcome.mp3 pada tombol keyboard “F1”>
     * Pilih Record untuk merekam lagu anda > beri nama file > OK > saatnya mengmix lagu…> (Finish)
5. Langkah ketiga yaitu memotong lagu yang kurang bersih dengan Adobe Audition :
    * Buka Adobe Audition > Inputkan lagu yang sudah anda Mixs tadi >
    * Hapus hasil mix yang kurang baik dengan cara pilih “Time selection tools” icon )(
    * Jika sudah save dan finish.